loading...

Contoh Cerita Fantasi Irisan dan Contoh Cerita Fantasi Total

Cerita fantasi adalah cerita yang bersifat khayali. Dengan tiga struktur (bagian) yang meliputi Orientasi, Komplikasi, dan Resolusi.

Cerita fantasi dibedakan menjadi dua, berdasarkan daya khayalinya yaitu cerita fantasi total, dan cerita fantasi irisan.

Contoh cerita fantasi total yang terdapat dalam buku teks pelajaran bahasa Indonesia adalah Cerita fantasi yang berjudul 'Kekuatan Ekor Biru Nataga'. Contoh cerita tersebut disebut sebagai contoh cerita fantasi total karena seluruh tokoh, cerita, dan latar peristiwanya merupakan fantasi, tidak pernah ada dalam dunia nyata.


Contoh cerita fantasi tersebut memang terinspirasi oleh keindahan dan keadaan pulau komodo. Tapi, latar cerita dan isi cerita dalam contoh cerita fantasi itu sama sekali tidak menggambarkan keadaan di pulau Komodo. Meskipun nama kerajaannya mirip, yaitu Tana Modo. Bahkan tokoh-tokoh dalam cerita itu juga tidak pernah ada dalam keadaan nyata.

Selanjutnya contoh cerita fantasi irisan yang ada dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP kelas 7 antara lain adalah Belajar dengan Gajah Mada, Anak Rembulan, dan Berlian Tiga Warna, serta Ruang Dimensi Alpa. 

Keempat contoh cerita fantasi di atas termasuk dalam contoh cerita fantasi irisan karena ada kemungkinan, dan ada fakta dalam sejarah yang menjadi bagian dari cerita.

Jadi, cerita fantasi irisan adalah cerita fantasi yang ada bagian nyata ada pula bagian fantasi dalam cerita tersebut.

Misalnya dalam cerita Belajar dengan Gajah Mada ada bagian yang menceritakan pelajar sedang mengamati Candi Trowulan. Candi Trowulan memang benar-benar ada, pernah menjadi pusat pemerintahan kerajaan Majapahit di kalan mahapatih Gajah Mada bertakhta. Candi Trowulan benar-benar ada dan menjadi situs sejarah di Mojokerto.

Mirip dengan ini, adalah cerita fantasi Anak Rembulan. Meskipun fantasi ada bagian cerita yang ada dalam keadaan dunia nyata. Misalnya ketika ada anak disuruh orang tuanya untuk membeli sesuatu di warung. Juga bagian dari sejarah, ketika tempat diyakini menjadi tempat persembunyian pejuang dari penjajah Belanda.

Biasanya dongeng yang menjdi cerita rakyat di seluruh wilayah nusantara juga mengandung cerita fantasi irisan. Ada bagian yang nyata, misalnya berkaitan dengan tempat yang ada  saat ini, ada pula bagian yang fantasi atau khayali yang tidak bisa diterima nalar manusia kebanyakan.

Misalnya legenda Asal-Usul Watu Ulo, menjadi contoh cerita fantasi irisan karena ada bagian cerita yang nyata yaitu adanya batu yang menjorok dari darat ke lautan yang bentuknya mirip dengan ular. Ada pula bagian yang tidak nyata, yaitu ular raksasa tersebut dilahairkan dari telur seekor ayam betina. Baca Cerita Lengkap Asal-Usul Watu Ulo.

Adapun di sini juga disediakan contoh cerita fantasi irisan dan contoh cerita fantasi total yang cukup singkat.

Contoh Cerita Fantasi Total


Pertempuran Permulaan

Kupu Rama sudah bersiap di gelanggang pertarungan. Ini adalah masalah harga diri. Dia keluarkan semua kekuatan. Belalai Api sudah dibawa. Seluruh panglima dan pasukannya sudah membawa senjata andalan masing-masing.

"Ini masalah harga diri! Kita harus membela sampai titik darah penghabisan. Mati bersimbah darah atau mati berkalang daun demi daun tumpah darah kita! Hidup negeri Tanambunga!" Kupu Rama memompa semangat pasukannya.

Dari keajuhan terdengar dengung pasukan Wonbah, mereka terbang dengan memanggul senjata andalan berupa Durirun Cing. Sebuah senjata dengan kekuatan dahsyat. Untung pasukan Kupu Rama sudah mengenakan tameng klorofil untuk meredam senjata itu.

Ketika dengan Wonbah sudah semakin dekat, Kupu Rama memberikan aba-aba menyerang kepada pasukan merah. Pasukan merah bertarung habis-habisan. Hanya tiga wonbah yang tumbang, sementara Kupu Rama kehilangan 30 pasukannya.

Wonbah merasa di atas angin, di sesumbar dengan lantangnya.
"Dasar kutu! kalian tidak akan bisa mengalah Bangsa Wonbah untuk mengusai negeri Tanambunga!"

Pasukan Kupu Rama yang masih tersisa masih bersembunyi. Pasukan hijau bersembunyi di balik daun, pasukan coklat menyatu dengan batang-batang. Wonbah dan pasukannya tidak menyadari hal ini. Wonbah dan pasukannya mendekati intisari Tanambunga hendak mengambil alih negeri ini.

Ketika Wonbah merasa menang, Kupu Rama memerintahkan semua pasukannya menyerbu bersama-sama. Mendapat serangan mendadak pasukan Wonbah menembakkan Durirun Cing degnan tergesa-gesa. Tembakannya meleset. Mereka kehabisan peluru. 

Pasukan Kupu Rama berhasil memukul mundur Wonbah. Sambil babak belur dan kehabisan amunisi, Wonbah berkata, "hari ini kami kalah. Tapi tunggu saatnya kami balas dan habisi kalian semua!"

Kupu Rama dan pasukannya tidak memedulikan ancaman Wonbah. Kupu Rama dan pasukannya bersorak sorai gembira bisa menjaga Daun Tumpah Darah mereka, Negeri Tanambunga!

Cerita di atas adalah contoh cerita fantasi total karena seluruh bagian cerita merupakan fiksi.

Contoh Cerita Fantasi Irisan

Semua cerita fantasi yang ada dalam blog ini merupakan contoh cerita fantasi irisan. Jadi silahkan dibaca di sini Contoh Cerita Fantasi Pustamun
Share:

Parafrase Puisi 'Cintaku Jauh di Pulau' Karya Chairil Anwar

Puisi Cintaku Jauh di Pulau adalah salah satu puisi percintaan karya Chairil Anwar. Serang sastrawan yang oleh HB Jassin disebut sebagai Pelopor Angkatan 45.


Puisi Cintaku Jauh di Pulau  menceritakan kisah cinta jarak jauh. Menurut istilah sekarang, Chairil Anwar dalam puisi ini sedang menjalani LDR-an. Puisi ini mengisahkan cinta yang terpisah oleh jarak dan terpisah oleh maut. 

Dalam penggambaran dalam puisi ini, Chairil Anwar menganalogikan hidup (kisah cintanya) dengan perahu dan laut. Sesuatu yang perlu perjuangan dan pelayaran untuk bisa menyatakan rasa cintanya.

Untuk lebih mudah memahami sebuah puisi, maka bisa dilakukan dengan cara membuat parafrase (memparafrasekan) puisi tersebut. Namun, sebelum membuat parafrasenya, lebih baik jika diketahui puisi lengkapnya.

Berikut puisi lengkapnya.


Cintaku Jauh di Pulau



Karya Chairil Anwar

Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu,
di perasaan penghabisan segala melaju
Ajal bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja,”

Amboi! Jalan sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang bersama ‘kan merapuh!
Mengapa Ajal memanggil dulu
Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,
kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.

(Chairil Anwar, 1946)

Parafrase puisi Cintaku Jauh di Pulau digunakan dan dibuat agar lebih mudah memahamipuisinya. Dengan membuat parafrase, kata-kata puisi yang pada dan singkat bisa lebih mudah dipahami. 

Parafrase Puisi Cintaku Jauh di Pulau

(gadis) Cintaku (berada) jauh di pulau (lain),
gadis (yang )manis, sekarang (sedang) iseng sendiri

(ketika) Perahu (telah) melancar, (saat) bulan memancar,
di leher(nya) (ingin) kukalungkan ole-ole buat si (gadis) pacar(ku itu).
angin membantu (perjalanan perahu), laut terang (oleh cahaya bulan), tapi terasa
aku tidak ‘kan (pernah) sampai padanya.

Di (saat) air (laut) yang tenang, di (saat) angin (bertiup) mendayu,
di (saat) perasaan (rindu) penghabisan segala (rasa, dan perahu) melaju
(saat perahu berlayar, justru)Ajal (sedang) bertakhta, sambil berkata:
“Tujukan perahu ke pangkuanku saja,”

Amboi! Jalan (untuk menuju ke arah cintaku) sudah bertahun ku tempuh!
Perahu yang (kunaiki) bersama (segala rasa rindu dan oleh-oleh) ‘kan merapuh!
Mengapa (justru) Ajal (yang) memanggil(ku) dulu
Sebelum sempat (aku bertemu dan) berpeluk dengan cintaku?!

(gadis) Manisku (tetap) jauh di pulau,
kalau ‘ku mati (dan tak sempat bertemu), (sampai) dia mati (akan mati) iseng sendiri (untuk menungguku).

Berdasarkan proses parafrase di atas, puisi Cintaku Jauh di Pulau karya Chairil Anwar ini bisa diubah dalam bentuk paragraf narasi menjadi:

Gadis cintaku sedang berada jauh di pulau lain. Gadis yang sangat manis itu sedang menungguku sendirian.

Ketika perahu yang kusiapkan untuk menemui sudah berlayar, di saat bulan memancarkan cahayanya. Aku berangkan menemuinya dengan membawakan kalung dan oleh-oleh untuknya. Laut sangat tenang, angin pun membantu dengan meniup perahu ke arah tujuan.Laut pun sangat terang. Tapi aku justru merasa tidak akan pernah sampai kepadanya.

Saat laut tenang dan perasaan sangat rindu, justru aku merasa aku akan segera mati. 

Padahal jalan yang kulalui untuk menemui gadis cintaku sudah lama kutempuh, sudah bertahun-tahun. Tapi upaya yang selama ini bersama angan-angan rindu dan oleh-oleh yang telah kusiapkan sepertinya akan hancur. Mengapa harus bertemu ajal sebelum bertemu dengan cintaku. 

Gadis manisku masing sendiri, dan tetap sendiri. Jika aku mati dia pun akan sendiri sampai mati.


Dari narasi di atas, dapat diketahui bahwa aku sedang berusaha menuju menemui gadis pujaan hatinya. Dalam upaya menyatakan dan menemui cintanya, seakan-akan semua hal mendukung. Akan tetapi dalam perjalan justru ajal yang datang terlebih dahulu datang. Perjalanan yang sudah lama ditempuh dan diperjuangkan kalah oleh datangnya ajal tersebut.

Hingga gadis manis akan tetap sendiri menunggu aku. 

Demikian parafrase puisi Chairil Anwar yang berjudul Cintaku Jauh di Pulau. Semoga bermanfat dalam memahami puisi karya sastrawan angkatan 45 tersebut.
Share:

Contoh Menulis Tujuan Struktur Teks Prosedur Cara Melakukan dan Cara Membuat

Salah satu bagian dalam struktur teks prosedur adalah bagian tujuan. Bagian tujuan teks prosedur menjadi semacam pengantar dan pendahuluan sebelum melaksanakan sebuah prosedur. Baik prosedur untuk membuat sesuatu atau prosedur untuk melakukan sesuatu.

Karena bagian tujuan merupakan etalase dari sebuah teks prosedur, maka penampilan dan pembuatan bagian tujuan harus menarik. Hal ini dimaksudkan untuk membuat pembaca lebih menarik mendalami semua bagian teks prosedur.


Selain harus menarik bagi pembaca, bagian tujuan sebuah teks prosedur juga harus menampilkan gambaran umum apa yang akan dan harus dilakukan, serta alasan mengapa kita perlu melakukan itu.

Misalnya, ketika hendak menulis bagian tujuan teks prosedur cara membuat angklung, maka harus mencakup mengapa kita perlu membuat angklung, dan apa saja yang akan kita lakukan. Sehingga, dapat dibuat contoh teks prosedurnya begini:

Angklung adalah sebuah alat musik tradisional asli Indonesia yang sudah diakui dunia. Untuk melestarikan angklung, selain dengan cara memainkannya juga harus bisa membuatnya. Maka dari itu, mari ikuti langkah-langkah cara membuat angklung berikut ini. Semua orang pasti bisa membuat angklung dengan mengikuti langkah yang tepat.

Contoh tujuan di atas sudah mencakup hal  yang sebelumnya dibahas yaitu alasan membuat angklung yaitu karena merupakan warisan budaya asli Indonesia yang sudah diakui dunia. Gambaran cara membuat angklung yang disebut dengan mudah dan semua orang pasti bisa membuat.

Begitu pun dengan bagian tujuan teks prosedur cara melakukan. Minimal juga mencakup kedua hal tersebut, misalnya membuat tujuan teks prosedur cara melakukan tari poco-poco berikut ini:

Poco-poco adalah tari yang sekaligus menjadi gerakan senam. Kita bisa melakukan gerakan tarian sekaligus bisa menyehatkan. Mari ikuti langkah-langkah melakukan gerakan tari poco-poco berikut ini.

Dalam contoh teks prosedur melakukan gerakan tari poco-poco di atas, dapat diketahui alasan harus melakukan gerakan tari poco-poco yaitu bertujuan agar bisa sehat sekaligus berkesenian dengan melakukan gerakan tari.

Berikut ini cara-cara mengembangkan dan menulis bagian tujuan teks prosedur yang lain beserta contohnya.

Diawali Pertanyaan

Sebuah tujuan teks prosedur, apapun jenisnya baik cara membuat maupun cara melakukan bisa diawali dengan kalimat tanya.

Contoh 1

Pernah mengalami kesulitan saat tidur? Itu adalah penyakit insomnia. Untuk mengatasi penyakit itu, bisa dilakukan dengan cara mengonsumsi obat tradisional. Obat tradisional insomnia bisa kita buat sendiri dengan cara yang mudah dan bahan yang ada di sekitar kita. Berikut cara membuatnya.


Contoh 2

Pernahkan kalian memainkan alat musik angklung? Jika pernah apakah cara memainkannya sudah benar? Angklung adalah alat musik asli Indonesia, kita harus belajar memainkannya agar tidak punah. Mari ikuti langkah-langkah bermain angklung dengan tepat!

Diawali Pernyataan

Selain bisa diawali dengan pertanyaan tentang sesuatu yang akan dibuat atau dilakukan. Sebuah tujuan teks prosedur juga bisa dibuat dengan cara membuat pernyataan yang berkaitan dengan hal yang akan kita buat atau yang akan kita lakukan.

Contoh 1

Tentu kalian sudah tahu apa itu batik. Bahkan juga memiliki pakaian batik. Pakain batik yang kalian kenakan itu membutuhkan proses yang membutuhkan ketelitian ketika membuatnya. Sebuah proses yang merupakan tradisi warisan budaya luhur bangsa. Berikut ini cara membuat batik.

Contoh 2

Biopori adalah salah satu cara untuk mengatasi genangan air, kesulitan air tanah, sekaligus cara menyuburkan tanah dengan komposnya. Mengingat betapa besar fungsi biopori, semua harus bisa membuat biopori di lingkungan masing-masing. Mari kita ikuti cara membuat biopori yang bisa dengan mudah kita lakukan. 

Demikian contoh-contoh bagian tujuan teks prosedur dengan masing-masing contoh yang disediakan. Semoga bisa membantu kita agar lebih bisa memahami dan menulis teks prosedur dengan tepat.
Share:

Urutan Teks Prosedur Membuat Biopori yang Benar Sesuai dengan Struktur Teks Prosedur

Urutan Teks Prosedur Membuat Biopori yang Benar Sesuai dengan Struktur Teks Prosedur

Salah satu bagian dari struktur teks prosedur adalah bagian langkah-langkah. Bagian langkah-langkah dalam struktur teks prosedur berbeda dengan bagian bahan dan alat.

Dalam bagian  bahan dan alat, penulisan boleh diacak. Boleh  tidak urut, meskipun idealnya dimulai dari bahan utama. Misalnya bahan dan alat membuat nasi goreng. Idealnya yang ditulis dulu dalam bagian bahan adalah nasi. Karena nasi adalah bahan utama. Adapun bumbu boleh ditulis setelah nasi.

Akan tetapi, jika ditulis tidak begitu tidak memengaruhi proses dan hasil. Misalnya ditulis dulu bahan pendukung semisal timun, bumbu, dan kecap. Juga tidak apa-apa.


Lain halnya dengan bagian langkah-langkah. Jika langkah-langkah tidak ditulis dengan urut, maka keseluruhan proses akan gagal dan tujuan teks prosedur tidak akan bisa dilakukan dan tidak akan berhasil dengan sempurna karena terjadi kesalahan prosedur atau tahapan atau langkah-langkah.

Misalnya dalam langkah-langkah membut nasi goreng. Yang dimasak dulu adalah bumbu setelah itu baru masukkan nasi. Jadi langkah-langkahnya begini:

1) Masukkan nasi bumu ke dalam minyak yang panas.
2) Setelah bumbu kecoklatan, masukkan nasi lalu aduk agar merata.


Urutan di atas tidak bisa dibolak-balik. Jika langkahnya tidak urut, maka teks prosedur itu akan salah.

Atas dasar itu pula, dalam  buku teks pelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2013 edisi revisi 2016 terdapat materi dan tugas yang memerintahkan untuk mengurutkan langkah-langkah membuat biopori. Latihan mengurutkan langkah-langkah membuat biopori ini penting untuk diberikan untuk menunjukkan kepada siswa betap pentingnya sebuah urutan langkah-langkah.

Dalam buku teks bahasa Indonesia, ada tugas mengurutkan langkah-langkah membuat biopori yang terdiri dari enam langkah. Keenam langkah tersebut masih belum urut, yaitu:

1) Pilihlah tanah di sekeliling pohon.

2) Perkuat mulut lubang dengan semen sekitar 2-3 cm dan setebal 2 cm di sekelilingnya agar tanah tidak jath ke dalam lubang yang akan diisi sampah.

3) Buatlah lubang dengan cara melubangi tanah dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman 80-100 cm menggunakan linggis, bambuu, atau alat pengebor biopori.

4) Isilah lubang tersebut dengan sampah dapur, dedaunan, pangkasan tanaman atau rumput, sampah kebun.

5) Ambil kompos hasil timbunan sampah setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan kembali lubang resapan biopori.

6) Isilah kembali dengan sampah jika olume sampah berkurang . Lakukan terus menerus selama 1 minggu.


Keenam langkah di atas adalah alangkah-langkah yang tidak urut. Adapun urutan yang benar langkah-langkah membuat biopori adalah sebagai berikut:

 - Pilihlah tanah di sekeliling pohon

 - Buatlah lubang dengan cara melubangi tanah dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman 80-100 cm menggunakan linggis, bambuu, atau alat pengebor biopori.

 - Perkuat mulut lubang dengan semen sekitar 2-3 cm dan setebal 2 cm di sekelilingnya agar tanah tidak jath ke dalam lubang yang akan diisi sampah.

 - Isilah lubang tersebut dengan sampah dapur, dedaunan, pangkasan tanaman atau rumput, sampah kebun.

 - Isilah kembali dengan sampah jika olume sampah berkurang . Lakukan terus menerus selama 1 minggu.

 - Ambil kompos hasil timbunan sampah setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan kembali lubang resapan biopori.

Urutan di atas adalah urutan langkah membuat biopori dengan benar. Akan lebih bermanfaat lagi jika teks di atas juga dipraktikkan oleh siswa di sekolah. Selain untuk menjga kondisi air tanah, jaga bisa mengurangi sampah, membuat kompos, juga mengurangi genangan air di permukaan.


Kecuali jika sekolah anda tidak punya halaman, jangan dilubangi nanti dimarahi KS dan urusan sarpras. J Selamat menulis teks prosedur, selamat membuat biopori!
Share:

Contoh Teks Prosedur Singkat Sesuai dengan Struktur Teks Prosedur

Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah membuat atau melakukan suatu pekerjaan. Dalam tulisan ini akan ditampilkan dua contoh teks prosedur yang singkat dari dua jenis teks prosedur yang sesuai dengan strukturnya masing-masing.

Yang perlu diketahui adalah ada dua jenis teks prosedur, yang pertama adalah teks prosedur cara membuat. yang kedua teks prosedur cara melakukan suatu pekerjaan. Ada sedikit perbedaan contoh di antara kedua jenis teks tersebut yaitu dalam susunan bagian dan struktur teksnya.

Dalam teks prosedur cara membuat, terdapat empat bagian struktur yaitu tujuan, bahan dan alat, langkah-langkah, dan penutup. Sementara dalam struktur teks prosedur cara melakukan tidak terdapat bagian bahan dan alat jadi hanya terdiri dari tiga bagian saja.

Adapun contoh teks prosedur yang ditampilkan dalam artikel ini adalah contoh yang sama sekali tidak sama dengan yang ada dalam buku paket pelajaran Bahasa Indonesia. Akan tetapi contoh yang ada di sini erat kaitannya dengan tema pelajaran Teks Prosedur yaitu Mewariskan Budaya Melalai Teks Prosedur. 

Contoh Teks Prosedur Pertama: Cara Membuat


Cara Membuat Layang-Layang

Layang-layang adalah salah satu hasil budaya dan tradisi nusantara. Meskipun ada di hampir seluruh belahan dunia, namun layang-layang Indonesia memiliki kekhasan tersendiri. Ada banyak sekali jenis layang-layang. Berikut ini adalah cara membuat layang-layang yang sederhana. 

Bahan dan Alat

1 bilah bambu sepanjang 40 cm
1 bilah bambu sepanjang 35 cm
Benang
kertas layang-layang
lem

pisau
gunting

Langkah-langkah

1. Raut bilah bambu panjang hingga berbentuk gilig dengan diameter 3-4 milimeter.
2. Raut bilah bambu yang lebih pendek hingga berdiameter 2-3 milimeter.
3. Ukur dan timbang untuk mengetahui sumbu tengah dan keseimbangan, raut lagi jika masih belum seimbang.
4. Ikat kuat-kuat bagian tengah bambu pendek dengan bagian panjang, diukur dari atas 7 cm bambu panjang.
5. Setelah menyerupai huruf T, ikat masing-masing ujung rangka dan hubungkan dengan benang, pastikan bagian kanan dan kiri simetris.
6. Potong kertas sesuai rangka layang-layang, lebihi 1 cm kemudian lipat dan lem.
7. Pasang tali kekang di bagian ikatan rangka dan bagian ekor.

Selamat membuat layang-layang dan memainkan layang-layang. Mudah, pasti bisa dikerjakan!


Contoh Teks Prosedu Kedua: Cara Melakukan Pekerjaan

Cara Bermain Lompat Tali

Lompat tali adalah salah satu permainan tradisional sederhana yang ada dalam masyarakat nusantara. Ada berbagai macam cara bermain lompat tali. Kali ini kita ikuti cara bermain lompat tali dengan hitungan terbanyak. Dalam permainan ini minimal dibutuhkan tiga pemain.

Langkah-langkah

1. berdirilah di antara kedua teman yang masing-masing memegang ujung tali.
2. Melompatlah ketika tali diputar, sesuaikan agar tali yang diputar tidak mengenai bagian tubuh.
3. Ulangi terus lompatan sebanyak mungkin.

Lompat tali adalah permainan sederhana sekaligus menyehatkan. Selamat bermain lompat tali!

Demikian dua contoh teks prosedur yang sederhana dan singkat. Meskipun contoh teks pertama agak panjang, tapi dipastikan contoh kedua, teks prosedur cara bermain lompat tali adalah contoh teks prosedur yang sangat singkat.

Jangan lupa komentar dan baca juga contoh-contoh teks prosedur yang lain.
Share:

Temukan dan Simpulkan Saran dalam Teks Prsedur Membuat Batik Tulis

Teks Prosedur 'Membuat Batik Tulis' merupakan salah satu contoh teks prosedur yang terdapat dalam buku teks pelajaran Bahasa Indonesia untuk kelas 7 SMP/MTs.

Berikut ini adalah teks lengkap Membuat Batik Tulis yang di dalamnya terdapat kalimat-kalimat saran.


Membuat Batik Tulis

Proses pembuatan batik tulis adalah proses yag membutuhkan teknik, ketelitian, dan kesabaran yang tinggi. Batik sebagai warisan budaya yang agung perlu kita lestarikan. Dengan latihan yang tekun dan semangat melestarikan budaya, kita dapat belajar membuat batik tulis. Rincian bahan dan langkah membuat batik tulis diuraikan berikut.

Bahan dan alat pembuatan batik tulis

1. canting (alat tulis lilin yang digunakan untuk menutupi pola dan motif batik)
2. pensil pola
3. kain mori putih (kain sutra atau kain katun)
4 lilin malam (wax)
5. Kompor atau alat pemanas lilin malam.
6. bahan pewarna kain

Langkah-langkah Pembuatan Batik Tulis

1. Siapakan kain mori, kemudian buatlah motif i atas kain tersebut dngan menggunakan pensil.
2. Setelah motif selesai dibuat, sampirkan atau letakkan kain pada gawangan dngan posisi melebar suapaya mudah dibatik.
3. panaskan malam/lilin ke dalam wajan dengan api kecil samapai malam/lilin menair sempurna. Untuk menjaga agar suhu kompor/anglo stabil biarkan api tetap menyala kecil.
4. Ambil sedikit malam yang sudah cair dengan menggunakan canting, tiup-tiup sebentar biar tidak terlalu panas kemudian torehkan cantik dengan mengikuti motif.  Dalam proses ini hars dilakukan dengan hati-hati agar jangan sampai malam yang cair menetes di atas  permukaan kain karrena akan memengaruhi motif batik. Canting untuk bagian halus, atau kuas untuk bagian yang berukuran besar. Proses ini bertujuan agar ada saat pencelupan bahan ke dalam larutan pewarna bagian yang diberi lapisan malam tidak terkena pewarna.
5. Setelah semua motfi yang tidak ingin diberi warna tertutup oleh malam, kemduaian celupkan kain ke dalam larutan pewarna. Prooses ini merupaakan pewarnaan pertama pada bagian yang tidak tertutup oleh malam. Sebaiknya, pencelupan dimulai dengan warna muda, dilanjutkan dengan warna lebih tua atau gelap pada tahap berikutnya.
6. Jemur kain yang telah diwarnai sampai kering
7. Setelah kering dilakukan proses pelorodan yaitu dengan cara lilin dikerik dengan pisau kemudian kain direbus bersama-sama dengan air yang telah diberi soda abu. Proses ini bertujuan menghilangkan lapisan malam sehingga motif yang telah dgambar menjadi terlihat jelas. Jika diinginkan beberapa warna paa batik yang kita buat, prooses dapat diulang bebrapa kali tergantung pada jumlah yang yang kita inginkan.
8. Setelah kain bersih dari malam, dilakukan kembali proses pembatikan dengan penutupan malam, pewarnaan kedua, dan seterausnya. Begitu terus diulangi seperti proses sebelumny sebanyak jumlah warna yang diinginkan.
9. Setelah begberapa kali proses pewarnaan, kain yang telah dibatik dicelupkan ke dcamuran air dan soda abu yang mematikan warna yang menempel pada batik. Hal ini untuk menghindari kelunturan.
10. Proses terakhir rendam batik dalam air dingin dan dijemur sebelum dapat digunakan.


Adapun kalimat saran yang terdapat dalam teks prosedur membuat batik tulis adalah:

a) Dalam proses inin haru dilakukan dengan hati-hati agar jangan sampai malam yang cair menetes di atas permukaan kain.

Kalimat di atas merupakan kalimat saran yang terdapat dalam teks prosedur membuat batik. Pembatik yang ingin mencoba membuat batik disarankan agar hati-hati agar hasilnya sempurna.

b) Untuk menjaga agar suhu anglo stabil biarkan api tetap menyala kecil.

Kalimat di atas juga merupakan saran agar mudah dalam membuat batik.

c) Sebaiknya penecelupan dimulai dengan warna muda, dilanjtkan dengan warna lebih tua atau gelapa pada tahap berikutnya.

Kalimat di atas jelas merupakan kalimat saran karena terdapat kata 'sebaiknya'. Jelas itu merupakan saran yang disampaikan penulis kepada para pembaca. 
Share:

Antara Kok dan Mak | Ragam Bahasa dan Dialek Jawa Timur

Bahasa tidak pernah mati selama ada penuturnya. Bahkan bahasa yang masih dituturkan akan terus tumbuh dan berkembang. Penutur bahasa akan terus memproduksi istilah. Istilah-istilah yang muncul itu dipengaruhi oleh latar para penuturnya.

Perkembangan istilah sebuah bahasa juga dipengaruhi oleh bahasa lain. Hal ini pasti muncul dalam ragam bahasa yang digunakan oleh masyarakat bahasa dwibahasawan bahkan multibahasawan. Salah satu yang mencolok adalah ragam bahasa di Jawa Timur.


Jawa Timur adalahs salah satu provinsi besar di Indonesia yang merupakan masyarakat multibahasa. Ada dua bahasa daerah yang penuturnya menyebar dan banyak digunakan di Jawa Timur. Yaitu bahasa Jawa dan bahasa Madura.

Keduanya bahasa madura dan bahasa Jawa di Jawa Timur saling memengaruhi ketika digunakan oleh para penuturnya. Bahasa Madura dan Bahasa Jawa juga memengaruhi penggunaan bahasa Indonesia, bahkan di kalangan terdidik, di kalangan mahasiswa di perguruan tinggi.

Salah satu yang menjadi miniatur Jawa Timur adalah Jember. Khususnya Universitas Jember karena penutur bahasa si Universitas yang biasa disebut unej ini berasal dari berbagai latar belakang bahasa yang sama-sama kuat pengaruhnya dalam penuturan dan komunikasi antar-mahasiswa.

Universitas Jember menjadi tempat belajar mahasiswa yang berasal dari daerah tapal kuda, jadi sebagian besar mahasiswa berasal dari Jember dan sekitarnya. Dari Probolinggo, Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo.

Situbondo, Bondowoso adalah pemasok utama mahasiswa yang berlatar belakang bahasa Madura. Jember, Lumajang, Probolinggo biasanya setengah madura dan setengahnya lagi jawa. Sementara mahasiswa yang berasal dari Banyuwangi lebih banyak yang berbahasa Jawa dan sebagian lagi berbahasa Osing.

Maka dari itu, bahasa Indoensia di Jember juga banyak dipengaruhi oleh bahasa Madura. Salah satunya ada ungkapan begini:

Beh ini, mak gitu.

Ungkapan di atas menjadi tidak asing bagi penutur bahasa Indonesia yang ada di Jember (mungkin juga penutur bahasa Indonesia dengan bahasa Ibu bahasa Madura). Bagi penutur bahasa Indonesia yang tidak mengerti bahasa Madura akan kesulitan. Terlebih jika menganggap bahwa ungkapan itu dipengaruhi oleh bahasa Jawa. Bisa sangat kacau.

Susunan Beh ini, mak gitu merupakan pengindonesiaan yang tidak sempurna dari ungkapan bahasa Madura beh riya, mak deiyeh. 

Ungkapan bahasa Madura tersebut jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan sempurna (menggunakan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar) maka menjadi Mengapa kamu begitu? atau dalam ragam bahasa percakapan sama artinya dengan kok gitu sih!.

Sebuah pertanyaan yang tidak memerlukan jawaban. Merupakan sebuah ungkapan keheranan.

Jadi, mak dalam bahasa madura sama dengan kok dalam bahasa Jawa dalam beberapa kasus. Namun, tidak sepenuhnya sama. Misalnya ungkapan

Mak gitu kamu ini. 

Dipengaruhi bahasa Madura yang artinya kurang lebih Mengapa kamu begitu.

sama artinya dengan

Kok gitu kamu ini. 

Tapi, dalam bahasa Jawa ada ungkapan

enggak kok

kata 'kok' dalam ungkapan di atas memiliki arti penegas. Dalam bahasa Arab disebut taukid yang bertujuan memperkuat maksud.

Akan tetapi bentuk enggak kok dalam bahasa Jawa tidak bisa diterjemahkan ke dalam bahasa madura enten mak. atau enggak mak. 

Jadi, kok  bisa jadi mak tapi kok tidak selamanya mak. Begitu pun sebaliknya. Masih bingun? Silahkan main dan tinggal di Jember. Pasti paham perbedaannya. 
Share:

Contoh Teks Prosedur Cara Membuat Angklung dengan Struktur Teks Prosedur yang Lengkap

Setelah dalam postingan sebelumnya Memperbaiki dan Melengkapi Teks Prosedur Cara Membuat Angklung dijelaskan proses melengkapi dan memperbaiki teks prosedur yang salah dan rumpang (tidak lengkap), maka sudah diketahui proses dan cara memperbaikinya.

Maka dari itu, dalam postingan ditunjukkan hasil perbaikannya secara lengkap teks prosedur yang berjudul Cara Membuat Angklung.

Cara Membuat Angklug

Angklung adalah alat musik tradisional yang menjadi warisan budaya Indonesia. Angklung bahkan sudah diakui dunia menjadi warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia. Kita harus melestarikan angklung. Agar lebih mencintai dan meningkatkan rasa memiliki, kita perlu belajar membuat alat musik angklung. Membuat angklung tidaklah sesulit yang dibayangkan. Membuat angklung itu mudah, mari ikuti langkah-langkahnya.

BAHAN DAN ALAT

Bahan:
Batang Bambu

Alat:
Gergaji
Pisau
Bor

Membuat Angklung harus melalui beberapa tahap. Berikut ini adalah langkah-langkah membuat angklung dengan benar.

Langkah pertama: Siapkan Bambu

1. Bersihkan batang bambu dari cabangnya.
2. Potong bambu sepanjang 5 meter (10 ruas).
3. Ikat potongan bambu, lalu simpan selama 1 tahun.

Langkah Kedua: Siapkan Rangka

1. Ambil batang bambu yang telah kering (setelah penyimpanan 1 tahun).
2. Potong sesuai dengan tiang palang, sebaiknya potongan rapi dan tegak lurus agar rapi saat digetarkan.
3. Tatalah rangka secara lurus agar tampak rapi saat digantung.

Langkah Ketiga: Buat Tabung Suara

1. Pilih batang bambu kering dengan diameter yang diinginkan. Semakin besar nada yang dihasilkan semakin rendah.
2. Potong bambu dengan panjang yang dinginkanl Semakin panjang, maka semakin rendah nada yang dihasilkan.
3. Kupas bagian atas calon tabung suara.
4. Buat takik pada dasar tabung untuk pengait ke tabung dasar.
5. Haluskan rautan tabung agar nada yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.
6. Rangkai Rangka dan Tabung Suara, pastikan terpasang dengan rapi.
7. Angklung siap untuk dimainkan.

Jika kita ikuti masing-masing langkah, maka kita akan bisa membuat dan memiliki angklung sendiri. Selamat membuat angklung, mari jaga warisan budaya luhur bangsa! 

Teks prosedur di atas, yang berjudul Cara Membuat Angklung sudah lengkap dengan benar. Mulai struktur bagian awal hingga struktur bagian akhirnya yang berupa penutup.

Jangan lupa download dan baca contoh teks prosedur yang lain ya.
Share:

Perbedaan Bahan dan Alat dalam Teks Prosedur

Jika ada pertanyaan apa bedanya bahan dan alat? Sebagian dari kita mungkin memahami perbedaan alat dan bahan. Tapi mungkin sebagian lagi mengerti, tapi tidak bisa menjelaskan. Mungkin ada pula yang masih kebingungan perbedaan alat dan baha.

Berikut ini adalah penjelasan yang singkat dan simpel, disertai contohnya antara bahan dan alat.



Dalam sebuah teks prosedur, khususnya teks prosedur cara membuat, maka ada bagian (struktur) yang berupa bahan dan alat. Kebanyakan yang ditampilkan dalam teks prosedur cara membuat, 'hanya' bahannya saja. Alat sangat jarang dijumpai dalam buku teks pelajaran bahasa Indonesia kelas 7.

Salah satu contoh dalam teks prosedur Cara Membuat Batik Tulis, ada bagian bahan dan alat. Namun tidak dirinci, mana yang bahan dan mana yang alat.

Sebelum memilah, mana yang termasuk bahan dan mana yang termasuk alat, ada baiknya jika dipahamai terlebih dahulu apa pengertian dan ciri-ciri bahan serta apa pengertian dan ciri-ciri alat.

Bahan adalah barang atau benda yang menjadi bahan utama dan bahan pendukung sebuh proses kegiatan membuat sesuatu. Bahan biasanya berubah bentuk, berkurang, dan tidak sama antara sebelum dan sesuadah proses membuat.

Contoh bahan, dalam membuat tempe goreng. Yang termasuk bahan adalah: tempe, minyak, air, dan bumbu. Keempat hal ini pasti berubah bentuk, bahkan habis tak tersisa setelah langkah-langkah dalam teks prosedur dilakukan.

Alat adalah benda atau alat pendukung yang digunakan dalam membuat atau mengikuti langkah-langkah sebuah teks prosedur.

Contoh alat, dalam membuat tempe goreng. Yang termasuk alat adalah wajan, pisau, talenan, spatula, serok, dan alat pendukung yang lainnya. Jadi, alat mungkin hanya kotor tetapi tidak pernah berubah bentuk apalagi habis, selama proses pembuatan sesuai dengan teks prosedur cara membuat.

Jika bahan dan alat dalam teks prosedur cara membuat makanan dan minuman sangat mudah dibedakan, lain halnya jika membuat sesuatu yang bukan makanan. Misalnya dalam teks prsedur Cara Membuat Layang-Layang.

Yang termasuk bahan dalam teks tersebut pasti bambu sebagai rangka layang-layang. Kertas. Benang, dan Lem. Benang dan Lem termasuk bahan karena pasti berkurang.

Yang termasuk alat adalah pisau dan gunting. Kedua alat ini merupakan alat utama untuk membuat sebuah layang-layang.

Semoga tulisan singkat dan sederhana ini bisa memperjelas perbedaan antara bahan dan alat.

Salam Pustamun!
Share:

Struktur Teks Prosedur | Jenis dan Penjelasan Strukturnya

Seperti halnya jenis teks yang lain, teks prosedur memiliki struktur juga. Jika teks deskripsi hanya memiliki satu jenis struktur, dan teks fantasi memiliki satu jenis struktur teks. Teks Prosedur memiliki dua jenis struktur teks sesuai dengan jenis strukturnya.

Teks prosedur dalam bahasa Indonesia dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu cara membuat dan cara melakukan.


Teks Prosedur cara membuat adalah teks prosedur yang berisi tahapan dan langkah-langkah untuk membuat sesuatu. Maka hasil akhir dari tahapan sebuah teks prosedur adalah sebuah produk. Yang termasuk dalam teks prosedur cara membuat antara lain, resep masakan, cara membuat jamu dan obat tradisional, serta cara membuah hasil karya yang lain.

Teks Prosedur cara melakukan  adalah sebuah teks prosedur yang berisi tahapan untuk melakukan sesuatu tindakan, gerakan, pekerjaan, atau hal. Hasil akhir teks prosedur jika diikuti langkah-langkahnya maka akan menghasilkan 'kemampuan' dan 'ke-bisa-an' yang melakukan. Jadi tidak menghasilkan produk atau barang baru. Tentu struktur ini memiliki perbedaan dibanding struktur teks prosedur cara membuat.

Struktur Teks Prosedur Cara Membuat

Secara mudah, teks prosedur cara membuat dibagi menjadi empat bagian. Empat bagian inilah yang disebut sebagai struktur, yang meliputi:

1) Tujuan
2) Bahan dan Alat
3) Langkah-langkah
4) Penutup

Struktur Teks Prosedur Cara Melakukan Suatu Pekerjaan

Berbeda dengan teks prosedur cara membuat, struktur teks prosedur cara melakukan suatu pekerjaan hanya terdiri dari tiga bagian yaitu:

1) Tujuan
2) Langkah-langkah
3) Penutup

Jadi, antara struktur teks prosedur cara membuat, dan struktur teks prosedur cara melakukan ada perbedaan di bagian bahan dan alat. Teks prosedur cara membuat membutuhkan bahan dan alat. Karena membuat sesuatu maka, bahan dan alat perlu dijelaskan juga.

Meskipun teks prosedur cara melakukan sesuatu acapkali juga memerlukan alat, tetapi tidak memerlukan penjelasan dan bagian khusus untuk mernci alat tersebut.


Misalnya, sebuah teks prosedur yang berjudul Cara Mematikan Komputer dengan Benar pasti membutuhkan alat yang berupa perangkat komputer yang lengkap. Tetapi dalam teks prosedurnya tidak perlu dijelaskan karena semua alat itu sudah dalam kondisi 'normal' dan tidak perlu diolah.

Berbeda dengan teks prosedur cara membuat. Misalnya, dalam teks prosedur cara membuat Obat Tradisional Insomnia. Dalam teks tersebut dibutuhkan bahan berupa daun ilalang. Maka, harus dijelaskan terlebih dahulu dalam struktur teks prosedur yang berupa bahan dan alat. Daun ilalang yang bagaimana yang dibutuhkan dalam proses tersebut, dan seberapa banyak yang dibutuhkan.

Demikian penjelasan tentang struktur teks prosedur yang benar. Semoga dengan mengetahui struktur ini, kita bisa menulis teks prosedur yang benar.
Share:

Baca Juga

Memuat...
loading...

Traffic