loading...

PT Petrokimia Gresik Sabet Asean Risk Award 2016

   
 
        Gresik lagi-lagi menyabet prestasi. Kali ini sumbangsih perhargaan diberikan oleh PT Petrokimia Gresik (PG). Produsen pupuk 'plat merah' itu menerima penghargaan di ajang Asean Risk Awards yang berlangsung di Hotel Sofitel, Nusa Bali, Kamis (8/12/2016) dalam kategori Risk Advocate.
Event internasional ini diselenggarakan dalam rangka memberikan penghargaan terkait Manajemen Risiko dengan skala internasional kepada perusahaan-perusahaan terpilih di negara-negara ASEAN. Hal ini terkait penerapan manajemen resiko dengan berbagai ukuran bisnis, jenis industri maupun negara asal yang memiliki semangat dalam meningkatkan model pengelolahan risiko yang terbaik.
Penghargaan ini diinisiasi oleh CRMS Indonesia dengan peserta berbagai perusahaan-perusahaan di negara-negara Asean. Dalam ajang ASEAN Risk Award 2016 ini dihadiri oleh 23 perusahaan dan organisasi di seluruh Asia Tenggara.
Dalam Asean Risk Awards 2016, Sebanyak 36 perusahaan terpilih ikut menjadi nominasi dan telah melalui proses seleksi dan penjurian yang dilakukan secara independen. Tim panelis juri merupakan profesional yang memiliki latar belakang di bidang manajemen risiko, auditor, dan bisnis dan hubungan internasional. Mereka terdiri dari Alan Simmons, CERG (United Kingdom), Colin Adams, CERG (Australia). Gordon Song (Singapore), Ly Xuan Thu (Vietnam), Vincent Guerard, PMP, PMI-RMP (Canada), Tim Corbett (USA), Marc Schaedeli (Switzerland), dan Leo J Susilo (Indonesia).
Akhirnya, terdapat 8 pemenang untuk masing-masing kategori pada penghargaan yang pertama kali digelar ini, berikut diantaranya:
1.     Asean Risk Champion = ABM Investama (Indonesia)
2.     Asean GRC Award = Government Service Insurance System (GSIS) asal Filipina
3.     Asean Risk Advocate = Petrokimia Gresik (Indonesia)
4.     Asean Risk Innovation = Indonesia Power (Indonesia)
5.     Asean Risk Technology = Pertamina EP (Indonesia)
6.     Public Initiative = BPJS Ketenagakerjaan Indonesia
7.     Public Risk = BPJS Kesehatan (Indonesia)
8.     Asean Risk Educator = Accounting Research Institute/ARI Universiti Teknologi MARA (Malaysia).



Diolah dari berbagai sumber
Share:

0 comments:

Baca Juga

Memuat...
loading...

Traffic